Author Guidelines

   

No. Hal – No Hal

 

Judul Artikel Ditulis Singkat dan Padat Sesuai Substansi Isi

(Kiri, Tebal, Cambria 14, Maksimal 13 kata)

 

Article Title Is Written Short And Solid According to The Substance Of The Content (Left, Bold, Cambria 14, Maximum 13 words)

 

 

Artikel dikirim :

Tanggal – bulan - tahun

Artikel diterima :

Tanggal – bulan - tahun

Artikel diterbitkan :

Tanggal – bulan - tahun

 

Penulis Pertama1* , Penulis Kedua2, & Penulis Ketiga3, dst (Semua nama lengkap tanpa gelar)

 

1Universitas/Lembaga Asal Penulis Pertama, Negara

2Universitas/Lembaga Asal Penulis Pertama, Negara

Dst

 

     Email : 1penulis1@ac.id, 2penulis1@ac.id, dst

 

 

Kata Kunci:

berisi istilah penting, variabel atau substansi artikel yang  berjumlah 3-5 istilah

 

Abstrak: Abstrak berisi pernyataan tentang latar belakang masalah, tujuan penelitian atau fokus masalah, metode atau tahapan penting penelitian, serta hasil penelitian dan kesimpulan. Judul dan abstrak ditulis dalam 2 bahasa (Inggris dan Indonesia), masing-masing abstrak dalam 1 paragraf, jarak 1 spasi, dan dengan jumlah antara 150–250 kata.

 

 

Keywords:

contains important terms, variables or article substance totaling 3-5 terms

 

Abstract: Abstract: Abstract contains statements about the background of the problem, research objectives or focus of the problem, methods or important stages of research, as well as research results and conclusions. The title and abstract are written in 2 languages (English and Indonesian), each abstract in 1 paragraph, 1 space spacing, and in a total of 150-250 words.

 

     

PENDAHULUAN

Pendahuluan antara lain berisi latar belakang masalah, pendalaman permasalahan, atau kesenjangan antara yang diidealkan dan yang senyatanya, didukung oleh teori dan penelitian mutakhir yang relevan dengan masalah, mempunyai nilai baru penelitian (atau manfaat) yang merupakan inovasi, dan diakhiri tujuan penelitian. Bagian ini ditulis sebanyak kurang lebih 20% dari badan artikel termasuk judul dan abstrak.

 

METODE

Metode harus ditulis singkat, padat, jelas, tetapi mencukupi sehingga dapat direplikasi. Bagian ini berisi pendekatan penelitian, subjek, prosedur pelaksanaan, penggunaan alat, bahan, dan instrumen, serta teknik pengumpulan dan analisis data, namun bukan berupa teori. Jika dipandang perlu, ada lampiran mengenai kisi-kisi instrumen atau penggalan bahan yang digunakan. Jika ada rumus-rumus statistik yang digunakan, rumus yang sudah umum digunakan tidak perlu ditulis. Seluruh ketentuan spesifik yang ditetapkan oleh peneliti dalam rangka mengumpulkan dan menganalisis data dijelaskan pada bagian metode ini. Bagian ini ditulis sebanyak maksimum 10% (untuk penelitian kualitatif) atau maksimum 15% (untuk penelitian kuantitatif) dari badan artikel.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Untuk memudahkan pemahaman dan pembacaan, hasil penelitian dideskripsikan terlebih dahulu baru dilanjutkan dengan pembahasan. Subjudul hasil dan subjudul pembahasan disajikan terpisah. Bagian ini harus menjadi bagian yang paling banyak, minimum 60% dari keseluruhan badan artikel.

  1. Hasil

Hasil dapat disajikan dalam bentuk tabel angka-angka, grafik, deskripsi verbal, atau gabungan antara ketiganya. Tabel, grafik, atau gambar tidak boleh terlalu panjang, terlalu besar, atau terlalu banyak. Penulis sebaiknya menggunakan variasi penyajian tabel, grafik, atau deskripsi verbal. Tabel dan grafik yang disajikan harus dirujuk dalam teks. Cara penulisan tabel ditunjukkan pada Tabel 1. Tabel tidak memuat garis vertikal (tegak) dan garis horisontal (datar) hanya ada di kepala dan ekor tabel. Ukuran huruf isian tabel dan gambar boleh diperkecil. Angka-angka di dalam tabel tidak boleh diulang-ulang dalam narasi verbal baik sebelum maupun sesudahnya.

 

Tabel 1. Format Tabel

Kepala Tabel

Kepala Kolom Tabel

Sub-kepala Kolom

Sub-kepala Kolom

Isi

Isi tabel

Isi tabel

 

Penulisan angka-angka memperhatikan ketentuan sebagai berikut. Untuk naskah yang ditulis dalam Bahasa Indonesia, angka ribuan diberi penanda titik, misalnya: 1200300 ditulis 1.200.300. Angka yang berupa bilangan desimal ditulis menggunakan tanda koma sampai dua angka di belakang koma, contoh 12,34. Apabila angka bernilai kurang dari 1, maka angka nol di depan koma harus ditulis, contoh 0,12.

Untuk naskah yang ditulis dalam Bahasa Inggris, angka ribuan diberi tanda koma, misalnya 1200300 ditulis 1,200,300. Angka yang berupa bilangan desimal ditulis menggunakan tanda titik sampai dua angka di belakang koma, contoh 12.34. Apabila angka bernilai kurang dari 1, maka angka nol di depan titik tidak ditulis, contoh .12.

Simbol atau notasi matematika yang berupa huruf alfabet ditulis dalam cetak miring, tetapi yang berupa huruf Yunani ditulis tegak menggunakan simbol yang tepat. Tanda sama dengan dituliskan dengan jeda satu ketuk sebelum dan sesudahnya, sebagai contoh (angka dalam bahasa Inggris): r = .456; p = .008. Untuk hasil statistik yang bergantung pada derajat bebas seperti nilai t, F, atau Z, harus diikuti dengan penulisan nilai derajat bebasnya dalam tanda kurung. Contoh: t(52) = 1.234; F(1, 34) = 4.567. Uji statistik sebaiknya disertai pengitungan effect size: uji-t menggunakan cohen’s d dan uji-F menggunakan partial eta squared atau lainnya sesuai referensi yang digunakan.

Hasil penelitian pendekatan kualitatif yang bersumber dari wawancara, pengamatan, penafsiran isi teks, dan lain-lain dikondensasikan, disarikan, atau dibuat ke dalam ringkasan substansial. Jadi, yang disajikan adalah temuan-temuan substansial yang dapat disajikan dalam bentuk tabel-tabel deskriptif untuk memudahkan pemahaman oleh pembaca. Potongan wawancara, deskripsi hasil pengamatan, kutipan teks, dan lain-lain yang memuat temuan-temuan utama atau jawaban dari pertanyaan penelitian disajikan dalam pembahasan sebagai contoh otentik.

 

  1. Pembahasan

Pembahasan dimaksudkan untuk menginterpretasikan dan memaknai hasil penelitian sesuai dengan teori yang digunakan dan tidak sekadar menjelaskan temuan. Pembahasan harus diperkaya dengan merujuk atau membandingkan hasil-hasil penelitian sebelumnya yang telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah bereputasi dan tidak berasal dari jurnal abal-abal (predatory journal). Dalam pembahasan disarankan juga berisi pengintegrasian hasil penelitian ke dalam kumpulan teori atau pengetahuan yang telah mapan, penyusunan teori baru, modifikasi teori yang telah ada, serta implikasi hasil penelitian.

 

  1. Cara Pengutipan

Penulisan rujukan dalam badan artikel menggunakan pola berkurung (...). Jika hanya ada satu penulis: contoh (Retnowati, 2018); jika ada dua penulis: contoh (Nurgiyantoro & Efendi,2017). Jika ada tiga sampai lima penulis, untuk penyebutan yang pertama ditulis semua: contoh (Retnowati, Fathoni, & Chen, 2018) dan penyebutan berikutnya ditulis (Retnowati et al., 2018). Penulisan rujukan juga dapat ditulis dengan nama di luar tanda kurung, misalnya Nurgiyantoro & Efendi (2017) sesuai dengan stile penulisan. Jika pernyataan yang dirujuk merupakan kutipan langsung atau fakta tertentu, halaman harus disertakan: contoh (Nurgiyantoro & Efendi, 2017:144) atau jika mengambil substansi dari beberapa halaman: contoh (Nurgiyantoro & Efendi, 2017:144- 146).

Perujukan lebih disarankan bukan berupa kutipan langsung atau tidak memuat terlalu banyak kutipan langsung. Namun, jika ada kutipan langsung yang jumlahnya kurang dari 40 kata, ia harus ditulis dalam paragraf (tidak dipisah) dan dengan diberi tanda kutip (“...”). Jika kutipan langsung berisi 40 kata atau lebih, ia ditulis dalam blok (terpisah dari paragraf), menjorok setengah inchi dari pinggir, tanpa diberi tanda kutip dan diikuti nama penulis, tahun, halaman dalam tanda kurung (nama, tahun:halaman).

Jika suatu pernyataan saripati diambil dari beberapa referensi, semua sumber ditulis dengan menyebutkan semua referensi urut alfabet dan tanda titik koma (;) untuk memisahkan antarsumber; contoh (Sahlberg, 2012; Schunk, 2012; Retnowati, Fathoni, & Chen, 2018). Untuk sumber rujukan terjemahan, yang dirujuk adalah nama pengarang asli, tahun buku terjemahan dan judul buku asli. Jika ada dua rujukan dengan nama pengarang dan tahun yang sama, penulisan tahun ditambah huruf alfabet, contoh (Schunk, 2012a) dan Schunk (2012b).

 

SIMPULAN

Simpulan tidak sekadar mengulangi data, tetapi berupa substansi pemaknaan. Ia dapat berupa pernyataan tentang apa yang diharapkan, sebagaimana dinyatakan dalam bab "Pendahuluan" yang akhirnya dapat menghasilkan bab "Hasil dan Pembahasan" sehingga ada kompatibilitas. Selain itu, dapat juga ditambahkan prospek pengembangan hasil penelitian dan prospek aplikasi penelitian selanjutnya ke depan (berdasarkan hasil dan pembahasan).

 

UCAPAN TERIMA KASIH

Bagian ini berisi ucapan terima kasih kepada sponsor, pendonor dana, narasumber, atau pihak-pihak yang berperan sangat penting dalam pelaksanaan penelitian. Jika menyebutkan nama seseorang atau lembaga sebagai ucapan terima kasih, penulis wajib meminta ijin kepadanya. Penulis tidak perlu menuliskan ucapan terima kasih kepada redaktur.

 

DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka diurutkan sesuai dengan alfabet. Semua yang dirujuk dalam artikel harus tertulis dalam daftar pustaka dan sebaliknya semua yang tertulis dalam daftar pustaka harus dirujuk dalam artikel. Sumber pustaka rujukan sebaiknya lebih banyak yang berasal dari jurnal daripada buku atau prosiding. Penulis wajib menyajikan daftar pustaka dengan valid sesuai dengan sumber aslinya dan menuliskan doi (digital object identifier) khususnya untuk pustaka berupa jurnal. Penulisan kota penerbit membedakan kota di USA dan luar USA. Kota di USA disertai dengan inisial nama degara bagiannya, contoh: kota Boston berada di Massachuset, ditulis Boston, MA.

 

Contoh penulisan daftar pustaka sebagai berikut.

 

(Jenis: buku author sama dengan penerbit)

American Psychological Association. (2019). Publication manual of the American Psychological Association (7th Ed.). Washington, DC: Author.

Nurgiyantoro, B. & Efendi, A. (2017). Re-Actualization of puppet characters in modern Indonesian fictions of the 21st century. 3L: The Southeast Asian Journal of EnglishLanguage Studies, 23(2), 141-153. doi: 10.17576/3L-2017-2302-11.